Setiap orang pasti mendambakan sebuah hunian yang nyaman dan asri. Berbagai macam cara akan dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, mulai dari memasang AC, memberikan banyak ventilasi, hingga pembuatan area hijau di rumah untuk kebutuhan oksigen pribadi.

Kebutuhan tanaman hijau sebagai pembawa oksigen sangat dibutuhkan di sekitar rumah agar para penghuni rumah bisa mendapatkan pasokan udara yang lebih baik. Sayangnya, suasana yang sejuk seperti itu sulit didapatkan bagi orang yang rumahnya berada di perkotaan.

Namun, hal tersebut masih bisa disiasati dengan adanya penghijauan di sekitar area rumah dengan cara membuat sebuah taman minimalis. Fungsi dari taman minimalis tersebut tidak hanya membantu memberikan udara segar di sekitar rumah, tetapi juga menjadi daya tarik yang memikat dengan keasriannya, serta menghilangkan kesan kering bagi halaman rumah.

Bagi Anda yang ingin membuat taman minimalis di pekarangan rumah Anda, di bawah ini akan saya sebutkan langkah demi langkah pembuatannya:

1.Persiapkan Lahan dan Konsep

Langkah paling pertama untuk membuat taman minimalis adalah mempersiapkan lahan dan konsep pembuatan terlebih dahulu, dalam hal ini pekarangan rumah atau area sekitar garasi. Meskipun lahan tersebut tidak terlalu luas, tetapi hal itu bisa disiasati dengan konsep taman minimalis.

Setelah Anda menentukan lahan yang akan dibanguni taman, Anda harus menyiapkannya paling lambat dua minggu sebelum waktu pengerjaan. Persiapan yang dilakukan adalah dengan membebaskan lahan tersebut, menyiraminya, serta memberi pupuk untuk mengetahui kesuburan rumput yang akan tumbuh.

Konsep dan desain untuk membuat taman rumah sepenuhnya bergantung pada konsep Anda sebagai penghuni rumah. Selain itu, pembuatan harus disesuaikan dengan fungsi yang memang dibutuhkan oleh pemilik rumah, misalnya sebagai tempat berkumpul keluarga atau arena bermain anak. Untuk seni pembuatan taman bisa jadi dipercayakan kepada sang arsitek. Namun, dalam penggarapannya tetap tergantung pada keinginan pemilik rumah yang akan direalisasikan oleh arsitek.

2.Menentukan Anggaran dan Kalkulasi Kebutuhan Material

Lahan yang sudah dipersiapkan tentu membutuhkan material- material yang akan dibutuhkan dalam pembuatan taman nantinya. Oleh karena itu, Anda perlu mempersiapkan daftar bahan-bahan yang akan dibeli. Sebaiknya Anda melakukan perbandingan harga dari tiga toko material sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang termurah dan mudah dalam penghitungan anggaran biaya yang akan dikeluarkan nantinya.

3.Menyiapkan Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

A.Tanaman (bunga, rumput, pohon)

Sebaiknya Anda memilih tanaman yang tidak hanya bersifat menghias, tetapi juga bermanfaat. Misalnya tanaman lavender, benzene, formldehida, di mana semua jenis tanaman tersebut dapat digunakan sebagai anti nyamuk serta penyerap polusi udara. Selain itu, tanaman obat bisa juga menjadi pilihan yang bermanfaat.

B.Material Batu

Umumnya material batu digunakan sebagai bahan pembuatan jalan setapak di tengah rumput atau sebagai penghias dinding area taman. Batu kerikil bisa dipasang secara permanen dengan menggunakan semen atau dibiarkan saja untuk menambah kesan natural. Untuk bagian dinding biasanya yang menjadi pilihan adalah batu alam karena lebih mudah dirawat dan memiliki ornamen yang bagus serta banyak pilihan warna.

C.Pot dan Penghias

Pemilihan pot bunga mesti disesuaikan dengan ukuran dan jenis bunga. Sebaiknya Anda menggunakan pot yang terbuat dari semen karena lebih awet daripada pot plastik atau tanah liat, disamping lebih hemat karena hanya membutuhkan sekali modal saja. Saat ini desain pot dari bahan semen sudah begitu beragam, sehingga dengan mudah Anda menerapkannya dalam memperindah tampilan taman minimalis Anda nantinya. Pemanfaatan aksesoris taman seperti gazebo, kursi, ayunan, atau kolam mini juga dapat dijadikan pilihan. Semua itu untuk mendukung tampilan taman anda agar lebih hangat saat digunakan sebagai area berkumpul keluarga.

E.Alat Tukang

Material lainnya juga harus dipersiapkan adalah peralatan tukang seperti cangkul, sekop, sekrup, pasir, semen, batu-batuan, dan lain sebagainya. Untuk pemilihan serta saran harga sebaiknya diskusikan dengan tukang atau berkonsultasi di toko bahan bangunan.

Demikianlah informasi seputar 3 cara membuat taman minimalsi di pekarangan rumah yang sempit. Perlu dperhatikan bahwa setelah pembuatan taman minimalis selesai, Anda tentu masih membutuhkan cara perawatan taman yang benar, sehingga taman minimalis Anda bisa lebih awet dan selalu terlihat asri. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *