Minggu Legi, 01 Agustus 2010
Indonesia Buku

Virus Obama Menyebar di Puncak Brengos

Diposting oleh Diana AV on Aug 19th, 2009 di topik Kronik, Uncategorized. Anda dapat mengikuti diskusi pada berita ini melalui RSS 2.0. Anda bisa juga meninggalkan komentar dan trackback

Yes, we can !
Yes, we can !
Yes, we can !

Teriakan itu terdengar memecah kesunyian di lereng Gunung Brengos, Desa Pakisbaru, kec Nawangan, kab Pacitan,  ketika Indonesia Buku mengelar peresmian perpustakaan kampung “Gelaran Buku Pakis“, Jum’at pagi lalu(14/8/09).

Mereka berseragam Pramuka. Ada anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, dan pemuda-pemudi. Semuanya meneriakkan yel-yel yang terkenal lekat dengan Barack Obama itu.

Hari itu memang hari besar Pramuka. Mereka baru saja selesai melakukan upacara. Kemudian mereka bergegas menuju rumah salah seorang guru, Ardhian Mustofa. Dirumah itu, akan dilakukan bedah buku dan sekaligus peluncuran buku karya mereka. Buku bersampul coklat yang sama seperti seragam mereka.

Buku itu adalah sekumpulan surat untuk ibu negara, jumlahnya 151. Ditulis oleh beberapa anak SD samapai SMA. Buku itu diberi judul “Kepada Yth. Ibu Negara di Istana Merdeka : 151 Suara Hati dari Anak Puncak Brengos“. Diedit oleh Diana AV Sasa yang asli putra daerah, buku itu dibedah oleh presiden kaum Ephistoholic Indonesia, Bambang Haryanto.

Bambang memanggil beberapa anak dan menanyakan cita-citanya. Ternyata si bocah menjawab :Ingin jadi Presiden, ingin jadi tentara, ingin jadi guru. Maka setiap kali si anak menyebutkan cita-citanya, semua yang hadir berteriak :Yes, we Can! berulang-ulang dan penuh semangat. Sudah seperti kampanye Presiden saja riuhnya.

Anak-anak penulis surat itu dimotivasi untuk berkeyakinan bahwa mereka mampu meraih cita-cita mereka setinggi mungkin. Meskipun mereka berasal dari desa kecil dibalik gunung. “Tak ada yang bisa menghalangi keinginanmu meraih cita. Tak ada yang tak mungkin. Tanamkan keyakinan itu kuat-kuat dan jadikan pendorong semangat yang tangguh. Semakin tinggi cita-cita adik-adik, semakin mudah cita-cita itu akan bisa kalian raih,” kata BH. “Jika Obama bisa, kalian juga bisa” lanjutnya. (DAVS)

2 tanggapan untuk “Virus Obama Menyebar di Puncak Brengos”

  1. teguh budi says:

    Memang awalnya berangkat dari keyakinan. Sebuah keyakinan “We Can”.

    Ilopyu full………

    [Reply]

  2. lope says:

    knapa orang indonesia merasa terikat sekali dgn obama

    [Reply]

Beri tanggapan

Mutiara Buku

“Tidak ada buku bermoral dan tidak bermoral. Yang ada, buku itu ditulis dengan baik atau buruk. Itu saja.”

oleh  Oscar Wilde. Penyair Irlandia, menulis novel, drama juga kritik sastra (1854-1900).

Tanggapan Pembaca

  • M. Faizi: Iya. Hal semacam ini banyak terjadi. Terakhir yagn saya tahu adalah puisi-puisi Afrizal Malna yang...
  • indi aunullah: analisis perbandingan yang lebih detail terhadap dua tesaurus ini, tulisan Amin Sweeney, seorang...
  • Faisal: ijin share gan…
  • bertuhan1: Sdr. Arumbinang, Mungkin lho Sdr. Redaksi Tempo ( Baca GM) sudah memprediksi bahwa mereka (ex lekra) yang...
  • bertuhan1: Hai yang berinisial : iyas, iboekoe, naga kembar, diana av, dll. yang sepaham dengannya…… Kami...

Berlangganan

Daftarkan email anda untuk mendapatkan update berita di situs ini via email.
Disclaimer: Diizinkan mengutip artikel di situs ini dengan mencantumkan sumbernya. Hak cipta berada pada IBOEKOE dan masing-masing penulis.
Add to Technorati Favorites Join My Community at MyBloglog! Books Blogs - Blog Catalog Blog Directory blog-indonesia.com