Bukan saat ini saja pelarangan, pemeriksaan, dan pengawasan buku terjadi di masa pemerintahan SBY. Berikut ini daftarnya:
2006: Terlarang
1. Buku Atlas West Irian
Karena mencantumkan gambar bendera Bintang Kejora dengan label ‘WIRIAN’ dan pembagian Provinsi Papua menjadi tiga (tiga) provinsi, yaitu Papua Barat, Papua Timur, dan Papua Tengah. Dilarang sesuai Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-050/A/JA/06/2006 tanggal 16 Juni 2006.
2. Buku berjudul Kutemukan Kebenaran Sejati dalam Alquran
Penulis Maksud Simanungkalit, Penerbit Yayasan Al-Hanif. Dilarang sesuai Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-051/A/JA/06/2006 tanggal 16 Juni 2006.
2006: Diawasi
1. Buku: Sukarno File, Penulis Antonie CA Dake laporan dari Yayasan Bung Karno.
2. Buku berjudul Menembus Gelap Menuju Terang. Penulis Ardi Hussein. Penerbit Yayasan Kanker dan Narkoba Cahaya Alam (YKNCA).
3. Buku berjudul Aku Melawan Teroris. Penulis Imam Samudra. Penerbit Jazeera.
2007: Terlarang
1. Buku Teks Pelajaran Sejarah untuk Tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK yang mengacu pada Kurikulum 2004. Yaitu, Kronik Sejarah untuk SMP (Penulis Anwar Kurnia, penerbit Yudistira), Sejarah I untuk SMA (TB Purwanto dkk), dan Pelajaran Sejarah SMP dan SMA yang mengacu pada kurikulum 2004 . Buku tersebut dilarang karena pada peristiwa pemberontakan PKI Tahun 1965 hanya memuat keterlibatan G-30-S tanpa menyebutkan keterlibatan PKI. Dilarang pada 9 Maret 2007.
2009: Terlarang
1. Buku berjudul Dalih Pembunuhan Massal Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto, Penulis John Roosa, Penerjemah Hersiri Setiawan, Penerbit Institut Sejarah Sosial Indonesia. Sesuai Keputusan Jaksa Agung KEP-139/A/JA/12/2009 tanggal 22 Desember 2009.
2. Buku berjudul Suara Gereja Bagi Umat Tertindas Penderitaan, Tetesan Darah dan Cucuran Air Mata Umat Tuhan Di Papua Barat Harus Diakhiri. Penulis Socratez Sofyan Yoman, Penerbit Reza Enterprise. Sesuai Keputusan Jaksa Agung KEP-140/A/JA/12/2009 tanggal 22 Desember 2009.
3. Buku berjudul Lekra Tak Membakar Buku Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakjat 1950-1965. Karangan Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan. Penerbit Merakesumba. Sesuai Keputusan Jaksa Agung KEP-141/A/JA/12/2009 tanggal 22 Desember 2009.
4. Buku berjudul Enam Jalan Menuju Tuhan, penulis Darmawan. Penerbit PT Hikayat Dunia. Sesuai Keputusan Jaksa Agung KEP-142/A/JA/12/2009 tanggal 22 Desember 2009.
5. Buku berjudul Mengungkap Misteri Keberagaman Agama, Penulis Drs H Syahrudin Ahmad. Penerbit Yayasan Kajian Al-Qur’an Siranindi (YKQS). Sesuai Keputusan Jaksa Agung KEP-143/A/JA/12/2009 tanggal 22 Desember 2009.
Yang Sedang Dikaji:
1. Buku berjudul Membongkar Gurita Cikeas: Dibalik Skandal Bank Century. Penulis George Junus Aditjondro. Penerbit Galang Press.
Sumber: Republika, 30 Desember 2009






[...] Adapun beberapa buku yang dilarang selama beberapa tahun terakhir, bisa dilihat di http://indonesiabuku.com/?p=3228 [...]