Beruntunglah bagi wanita yang hidp di jaman serba modern ini. bagaimana tidak, para wanita jaman sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi dengan datangnya Haid. Mereka pun bisa dengan mudah membeli pembalut yang sudah tersedia di warung-warung atau minimarket terdekat. Lain hal nya, dengan wanita jaman dulu saat menghadapi datangnya masa Haid. Berbagai cara unik pun, mereka lakukan untuk mengatasi Haid tersebut. Untuk mengetahui hal unik apa sajakah itu, berikut ini akan saya sampaikan 3 cara unik wanita jaman dulu, sebelum ada pembalut.

  • Menggunakan Kain Untuk Menyerap Darah Kotor

Tidak ada teknologi penyerap cairan, wings pelekat, atau inovasi lain seperti dalam pembalut masa kini, hanya kain biasa. Sebelum ada pembalut pada abad ke-19, wanita yang sedang Haid menggunakan kain dengan bentuk seperti kain yang dipakai pegulat Sumo “ no coment deh “.

  • Menggunakan Tanaman Papyrus Yang Telah di Rendam

Papyrus memang terkenal pada jaman Mesir Kuno, sebagai bahan untuk menulis atau yang biasa di sebut kertas. Wanita pada jaman Mesir Kuno lebih memilih Papyrus dari pada menggunkan kain sebagai penyerap darah kotornya. Hal ini dikarenakan, tanaman Papyrus sangat efektif untuk menyerap darah kotor tersebut.

  • Menggunakan Wol Sebagai Penyerap

Hippocrates, seorang tokoh Yunani kuno pernah menyebutkan tentang penggunaan wol sebagai perawatan diri wanita. Semua wanita Yunani kuno, diperintahkan untuk menggunakan wol saat menghadapi datangnya bulan (Haid).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *